judul : Cemburunya Sasuke
author : Queennara
genre : romance
rated : T
pairing : SasuSaku
disclaimer : naruto / masashi kishimoto
selamat membaca
Uchiha Sasuke menggeram marah. Baru saja ia
melepaskan rindu bersama kekasih yang pergi
ke Suna untuk melakukan pertukaran pelajar,
sekarang 'serangga merah' yang pernah
dilihatnya berani merangkul Sakura itu berada
disini. Di sekolahnya. Mengikuti pertukaran
pelajar. Mimpi apa semalan ia Kami-sama.
Perasaan semalam ia mimpi menikah bersama
Sakura dan ehm… melakukan first night-nya.
Oke, jangan dibahas. Bisa berubah rate fanfict
ini.
Tadi hampir saja ia memukul kepala merah
yang tersenyum mengejek kearahnya. Mungkin.
Jika ia tak lupa bahwa seorang Uchiha Sasuke
itu ketua OSIS yang penuh wibawa, bertutur
kata santun, bertingkah laku sopan,
mempunyai harga diri yang tinggi, bijaksana,
rajin menabung dan tidak sombong. Hhah~
untung ada sang kekasih yang manis, imut dan
polosnya, yang mampu membuat kekesalannya
menguap seketika. Baru saja ia akan
meletakkan kepalanya yang serasa berdenyut-
denyut memikirkan tugas OSIS-nya, juga
pacarnya. Namun-
"Teme! Gawat!" Suara melengking Naruto
menghentikan kegiatan yang baru dimulainya.
Menghela nafas gusar, Sasuke akhirnya
menyahuti.
"Ada apa Dobe? Aku sedang lelah," ucap
Sasuke malas. Naruto hanya tersenyum lebar
dan mulai bercerita tentang apa yang
dilihatnya.
"Tadi, aku lihat Sakura-chan dengan siswa
pertukaran pelajar itu lho. Bergandengan
tangan lagi. Siapa itu namanya, Ga… Gar…
Garr…" Naruto berusaha mengingat-ingat nama
murid pertukaran pelajar itu tanpa
memperdulikan sahabat 'Teme'-nya yang sudah
menggeram marah. Rahangnya mengeras.
Pandangannya menajam. Tangannya mengepal
erat.
Brak!
Bungsu Uchiha itu menggebrak meja. Membuat
pemuda blonde itu tersentak kaget. Ia lalu
memandang horror kearah Sasuke yang sedang
diselimuti amarah. Sasuke langsung berlari
meninggalkan kelas dan mencari pacar pinky
tersayangnya itu.
-oOo-
Dan disinilah pasangan SasuSaku berada.
Dengan Uchiha Sasuke yang melipat kedua
tangannya di depan dada sambil membuang
muka dan Haruno Sakura yang sedang pasang
wajah memohon pada Sasuke. Mereka berdua
duduk di bangku taman belakang sekolah. Mata
onyx Sasuke melirik kearah Sakura yang masih
dengan jurus puppy eyes-nya. Masih dengan
pose angkuh-nya.
"Jangan marah ya, Sasu~" Rengek Sakura
sambil mencoba memeluk lengan Sasuke.
Sedangkan pemuda ber-style emo itu tetap
bungkam. Enggan bicara.
"Kamu cemburu ya~" Goda Sakura. Sasuke
masih diam. Dan hal itu membuat perasaan
Sakura campur aduk. Antara jengkel, senang
dan bingung.
" Gomen ne, Sasuke-kun . Jangan marah," rajuk
Sakura sambil mengerucutkan bibir-nya. Ia
merasa bersalah karena membiarkan Gaara
mencoba mencium pipinya. Tadi Sakura lupa
kalau Sasuke itu mengidap Girlfriend Complex ,
pecemburu akut dan sedikit manja padanya.
Sebenarnya, Sasuke memalingkan wajahnya
karena mati-matian ia menahan nafsunya untuk
tidak 'memakan' sang kekasih yang
menggemaskan itu. Bisa runtuh harga dirinya
jika ia sedang marah pada kekasih tapi malah
balik menyerangnya. Bisa-bisa, mendiang
Uchiha Madara akan bangkit dari kuburnya dan
memakan Sasuke menggentayangi-nya dan
mem-botaki rambut pantat ayam
kebanggaannya.
Sasuke mendengus kemudian berdiri. Sakura
yang melihat gelagat Sasuke mau pergi itu,
langsung menarik lengannya.
"Jangan pergi Sasuke-kun. Gomen, tak akan ku
ulangi," kata Sakura sambil menarik tangan
Sasuke hingga terduduk kembali. Sasuke tetap
tak bergeming.
"Uh… jangan paksa aku melakukannya Sasuke-
kun!" Seru Sakura dengan wajah memerah.
Sasuke melirik-nya sinis tanpa berkomentar
apapun.
"Baiklah, baiklah. Kau menang Sasuke-kun!
Maafkan aku, ya?" pinta Sakura. Sasuke masih
tetap tak bergeming. Kali ini, melirik pun tidak.
Terbayang lagi kejadian tadi. Saat mata
kepalanya sendiri melihat kekasih-nya itu
dirangkul 'serangga merah pengganggu' hingga
hampir dicium pipi-nya. Untung ia langsung
ambil tindakan sebelum bibir pemuda itu
sampai di pipi chubby sang kekasih. Terdengar
helaan nafas panjang Sakura. Bungsu Uchiha
itu tetap diam.
Cup!
Sebuah kecupan singkat dibibir tipis-nya
membuat mata onyx-nya terbelalak. Wajahnya
sedikit merona. Sedikit lho, ya! Uchiha tidak
boleh kehilangan image-nya! Sedangkan Sakura
sendiri wajahnya sudah sangat memerah.
"Maaf ya, Sasuke-kun. Kau memaafkanku kan?"
pinta Sakura lagi.
"Hn," sahut Sasuke.
"Arigatou Sasuke-kun!" pekik Sakura senang. Ia
langsung memeluk Sasuke dan menempelkan
pipi chubby-nya ke pipi Sasuke. Sasuke
membalas pelukan gadisnya itu sambil
tersenyum tipis.
"Akui saja Sasuke-kun kalau kau cemburu pada
Gaara, iya kan?" goda Sakura sambil
menggesek-gesekkan pipinya di pipi Sasuke,
masih tetap posisi berpelukan. Namun kini,
Sakura duduk di pangkuan Sasuke. Sedangkan
adik dari Uchiha Itachi itu hanya mendengus
kesal mendengar 'serangga merah' itu disebut-
sebut Sakura.
"Sasu~" rengek Sakura sambil melingkarkan
lengannya di leher Sasuke. Ia mengerucutkan
bibirnya sebal karena Sasuke memalingkan
wajahnya seolah enggan menatap-nya. Diam-
diam, Sasuke meliriknya sambil menyeringai.
Melihat kerucutan di bibir kekasihnya yang
menggemaskan itu.
"Sasuke-ku…mmphhh!" Ucapan Sakura terhenti
karena Sasuke langsung melumat bibirnya
dengan ganas. Tersalurkan sudah hasrat Sasuke
untuk mengecup bibir tipis nan kissable milik
Sakura.
"Jangan sebut namanya lagi dihadapanku!
Jangan pergi bersamanya lagi! Aku tidak suka
kau dekat-dekat dengan 'serangga merah' itu!"
perintah Sasuke saat ciumannya terlepas.
Sakura yang mendengarnya hanya terkikik geli
sambil mengangguk menyanggupi. Ah~
kekasihnya itu sangat imut kalau sedang
cemburu. Persisi seperti anak kecil yang tidak
di belikan mainan orang tuanya. Sasu-chan
kawaii ne~
Fin
OBITO
